tunggu sebentar ya kk...
search
Tangerang

IBC MMA 02

Akhir pekan lalu saya berkesempatan memotret salah satu acara pertandingan bela diri campuran/mixed martial arts (MMA) di The Springs Club Serpong, Tangerang. Di tempat yang sama ini pula lah saya sebelumnya memotret acara pertandingan bela diri untuk pertama kalinya: IBC Unlocked. Kebetulan promotornya sama. Acara ini bernama Indonesian Badass Championship (IBC) MMA 02.

Seperti halnya pada IBC Unlocked, saya diberi kebebasan oleh promotor acara untuk bergerak memotret di sekitar oktagon (arena pertandingan). Tidak seperti acara ONE Championship di mana para fotografer ‘hanya’ diberikan spot statis di satu sisi oktagon tertentu untuk memotret. Kebebasan bergerak ini ada kelebihan dan kekurangannya. Kelebihannya saya bisa mendapatkan sudut pemotretan yang lebih variatif. Kekurangannya, ketika saya berada di seberang layar LED besar yang menampilkan jalannya pertandingan, maka background layar LED yang terang  kadang mengganggu background foto.

Saya perhatikan promotor acara IBC MMA 02 masih belum menaruh perhatian serius terhadap masalah fotografi pada acaranya. Ada fotografer yang mengenakan pakaian berwarna terang ketika memotret dan ada juga yang bahkan menggunakan flash ketika memotret. Disadari atau tidak, hal-hal seperti itu dapat mempengaruhi keadaan fighter yang sedang bertanding. Semoga saja hal-hal seperti ini dapat diantisipasi lebih baik pada acara berikutnya.

IBC MMA 02 menggunakan lighting setup yang berbeda dengan IBC Unlocked. Jumlah lampunya jauh lebih banyak. Ada 32 lampu sorot yang disebar di 4 titik pada IBC MMA 02, sedangkan pada IBC Unlocked hanya ada 12 lampu yang disebar di 2 titik. IBC MMA 02 menggunakan kombinasi lampu sorot putih dan kuning yang perbedaan temperatur warnanya tidak begitu besar, sedangkan IBC Unlocked menggunakan kombinasi lampu LED RGB dan lampu sorot kuning yang perbedaan temperatur warnanya sangat besar. Hal ini cukup memudahkan saya dalam mengatur White Balance (WB) di kamera saya. Maklum, biasanya pada event seperti ini saya memotret dengan output file JPEG saja.

Satu hal penting yang saya amati dari kondisi pencahayaan di IBC MMA 02 ialah adanya perbedaan intensitas cahaya yang cukup signifikan antara di tengah dan di sudut oktagon. Perbedaannya bisa mencapai 1,5 stop. Ini berarti jika saya menggunakan settingan kamera yang sama di mode manual, maka hasil foto saya akan 2-3 kali lebih gelap ketika memotret fighter yang berada di sudut oktagon.

Lighting Setup IBC MMA 02

Photo credit to Norman Sasono, CEO of bizzy.co.id

IBC MMA 02 Lighting Setup. Photo credit to Norman Sasono, CEO of bizzy.co.id

 test

Categories

Tags

Like
View Bigger
Like 5
View Bigger
Like
View Bigger
Like
View Bigger
Like
View Bigger
Like
View Bigger
Like
View Bigger
Like
View Bigger
Like
View Bigger
Like
View Bigger
Like
View Bigger
Like 1
View Bigger
Story Details Details Thumbnails Thumbnails Like 5

Share it on your social network:

Or you can just copy and share this url
Related Posts