tunggu sebentar ya kk...

Light Painting Workshop Komunitas I “Light” This

Saya agak telat mengikuti workshop ini karena ada panggilan alam. Jadi materi yang saya peroleh dari workshop melukis cahaya oleh komunitas I “Light” This tidaklah lengkap.

Pada dasarnya, teknik melukis cahaya merupakan sebuah proses kreatif yang memerlukan perencanaan sebelum dieksekusi. Perencanaannya biasanya didiskusikan untuk mengatur koreografi sang painter (pelukis) maupun model. Dalam prosesnya, umumnya jumlah painter maksimal 2 orang supaya ada ruang gerak yang cukup untuk berkreasi.

Teknis Pembuatan Lukisan Cahaya

  • Tekanan. Kecepatan gerakan tangan akan mempengaruhi tebal/tipis nya lukisan cahaya yang dihasilkan. Gerakan lambat akan menghasilkan cahaya yang tebal, sedangkan gerakan cepat akan menghasilkan cahaya yang tipis.
  • Dimensi. Sudut kemiringan sumber cahaya yang digunakan untuk melukis mempengaruhi lebar/sempitnya garis cahaya. Misalnya pada gerakan vertikal, sumber cahaya yang diposisikan horizontal akan menghasilkan garis yang lebar seperti persegi panjang, sedangkan sumber cahaya yang diposisikan vertikal akan menghasilkan garis yang sempit.
  • Diafragma. Pada kondisi cahaya gelap, gunakan bukaan diafragma yang lebih besar seperti F/7.1. Pada kondisi cahaya terang, gunakan bukaan diafragma yang lebih kecil seperti F/22
  • Finishing. Ada dua teknik untuk menyelesaikan lukisan cahaya, yaitu burning menggunakan continuous light dan flashing menggunakan lampu kilat yang ditembakkan berkali-kali.
  • Multi Exposure. Melakukan beberapa kali proses finishing dalam 1 foto.
  • Siluet. Tidak dilakukan proses finishing sehingga model yang berada di depan background lukisan cahaya akan nampak sebagai siluet.

Untuk mempelajari teknik melukis cahaya, berikut tahapan latihan yang disarankan:

  1. Tulis nama. Perhatikan spasi, font, dan penulisan dilakukan terbalik. Teknik ini lebih disarankan dibandingkan jika dilakukan mirroring pada post processing karena lebih natural.
  2. Kaligrafi.
  3. Grafis. Contoh: light stick man.
  4. Stensil. Gunakan karton yang dibentuk lalu ditutup mika dan dipasang di flash
  5. Dome menggunakan rim sepeda.
  6. Steel Wool, kembang api.

Share it on your social network:

Or you can just copy and share this url
Postingan Terkait